Selasa, 13 April 2010

Tangki New Megapro 2007 bocor kabeh






Tangki motor bocor??
Tangki, terutama buat motor laki/sport, dari segi posisi, memang rawan. Rawan tergores, penyik hingga rawan bocor. Penyebab utama bocor, paling sering adalah karat yang terdapat pada bagian dalam tangki. Nah penyebab karat, sudah tentu adalah air, yang ngendon di tangki.
Kasus bocor, biasanya terjadi pada tunggangan yang sudah agak berumur, seperti dulu pada GL Max ayas tahun 1995. "baru bocor pada sekitar tahun 2005an, nah masih masuk akal kan mengingat sudah sepuluh tahun dipake. Dicuci, dipake hujan-hujanan, kepanasan, bahkan jatuh tersungkur. Akhirnya dengan berat hati, setelah mengelas seluruh bagian bawah tangki,kemudian dicat ulang, ayas lego tuh GL buat UM beli Honda Megapro 2007.
Lha dalah, entah apes ato gimana, sekarang ini sudah bocor.
Nah loh!!! Ada apa gerangan dengan motor berusia 2 tahun lebih sedikit ini???
Bulan Oktober 2009 akhirnya ayas solder alias tambal-kan tuh tangki. Perih rasanya melihat tangki yang mulus, dikerok-kerok. Lebih sakit lagi pas lihat karat yang sudah bertebaran di dasar tangki, sampai membentuk lubang...
Ih..ih....ancur...


Belum genap 2 bulan, bocor lagi saudara-saudara. Kali ini, bukan yang sudah ditambal, tapi tempat lain, juga masih di bagian dasar tangki. Dengan rasa dongkol yang meluap-luap, karena saat bersamaan lagi tengah bulan, gak ono duwit, akhirnya datengin lagi tukang solder tangki.
Jiah..., mungkin sudah kebal liat tangki dikerok-kerok, tabah saja deh tangki Meggy 2007 ayas diedel-edel (opo terjemahan-e yo?)

Timbul beberapa tanda tanya besar,
Ada apa dengan kualitas bahan tangki AHM, yang dipake Honda New Megapro?
Mengingat, pemakaian dan perawatan yang saya lakukan standar aja, kehujanan itu pasti. Cuci motor-pun saya hati-hati, gak nyemprot tutup tangki.
Kok masih bisa air masuk ya?
bai de wei, setelah liat tangki dikerok sampe tinggal plat-nya aja, saya agak heran melihat ketebalan plat yang bisa dibilang gak tebal malah.
Mungkin, ada salah dua kemungkinan.
1. Tutup tangki New Megapro kurang rapat
2. Plat bahan tangki terlalu tipis, sehingga sangat mudah berlubang terkoyak karat
Ada beberapa testimoni baik dari tukang las/solder tangki yang saya datangi, juga user pengguna New Megapro.
Ada komentar AHM????

Minggu, 11 April 2010

Makin panas kelas sport 150 cc nasional



Lagi rame neh perang ketegangan di dunia roda dua nasional...terutama pasar sport (red:motor laki kalo disini) kelas 150 cc
Dari pabrikan Yamaha (YMKI) sudah sejak pertengahan tahun 2009, (sekitar Agustus 2009 kalo gak salah) sudah santer terdengar gosip, bahkan foto intipan (kerennya spy shot:bener gak ya ejaannya??) sport barunya adalah Yamaha BYSON (aka:Yamaha FZ16) bermesin 150 cc. Dah lama banget kabarnya, eh sampe sekarang, brojol alias launching juga gak jelas..capek deh..dah diworo-woro sampe berbusa oleh banyak pihak di dunia maya, agak mengecewakan nih endingnya..
Gak tau nih, ada apa dibalik terus tertundanya launcing si BYSON


sementara, kabar terbaru dari kubu Honda (AHM) juga akan meluncurkan jagoan sport terbarunya, bermesin 150 cc. Kalo yang ini bener-bener gelap gosipnya, mulai teknologi mesin (cuman terbaca 150cc dari situs TPT), model baju dan semuanya..bener-bener pinter AHM menutup bocor alusnya (mas Opik, minjem istilah ya...)

Nah, sekarang kayaknya saling tunggu. YMKI nunggu kayak apa sih jagoan baru AHM, sementara AHM mungkin lebih pede, karena sudah mengantongi semua informasi tentang BYSON, tinggal nunggu gebrakan saja..
Yang jadi pertanyaan, dengan bermain di kelas sama 150cc, gebrakan apa yang akan dilakukan AHM? Akankah mengagetkan? Atau justru mengenaskan karena dicaci? Sebab AHM punya banyak jurus bila benar-benar "hanya" menghadapi BYSON.
Sementara buat YMKI, gebrakan yang paling mungkin adalah di soal setting harga. Sebab semua detil BYSOn sudah terekspose semua, tinggal masalah harga yang masih dikunci rapat-rapat..

buat konsumen kayak kita-kita, ikutan nunggu sambil nabung dulu, ntar kalo dah jelas pilihannya, monggo langsung ditebus en dinaiki...

Kamis, 08 April 2010

Boks tambahan di motor


Membahas modifikasi di motor, emang gak ada habisnya. Salah satu mengenai boks. Di Ngalam (red : Malang), 2 tahun terakhir rame lagi soal penggunaan box. Entah itu di belakang ato disamping (side box) kayak punya silup (red : polisi).
Bagi sebagian besar biker, boks emang sangat berguna sebagai wadah peralatan tempur, terutama untuk turing, semisal jas hujan, baju cadangan, helm dan beberapa perkakas wajib lainnya. Terutama buat motor seport, yang notabene gak ada bagasi layaknya bebek-bebek dan skutik masa kini.
Minimal, meskipun bukan penghobi turing, adalah tempat buat jas hujan buat wira-wiri nyambut gawe (kerja) di musim hujan kayak gini.
Menurut beberapa pengamat safety riding, dari segi safety yang berhubungan erat dengan kestabilan motor, boks yang disarankan adalah boks samping (side box), karena dengan posisi yang mantap di samping kiri-kanan motor, setidaknya stabil dibandingkan dengan boks belakang yang kebanyakan berada agak diatas motor, karena biasanya nangkring di behel belakang.
Boks samping-pun, direkomendasikan agar dimuati berat yang seimbang antara kanan kiri agar motor tidak berat sebelah sehingga oleng.
Yah, dimanapun tempatnya dan apapun bentuk serta model boks-nya, saya rasa, asal penggunaannya tidak berlebihan (muatan maksudnya) dan pemasangan tepat, kayaknya tidak masalah deh.
Bagaimana? Mau coba pakai boks di rotom umak (motor kamu)? Saya masih belum tertarik nih bro..he...he..he..
Monggo yang mau sharing...

Selasa, 06 April 2010

Sepeda motor (motor) : Pergeseran fungsikah atau ....???






Fungsi motor (sepeda motor) telah mengalami pergeseran, mengikuti perkembangan jaman. dari yang awalnya didesain untuk keperluan 1 orang, atau maksimal 2 orang bila berboncengan, kini telah berubah drastis.
Dasar faktor ekonomi, 1 motor sekarang bisa saja diisi 1, 2, 3 bahkan 4 orang lebih. Belum terhitung barang bawaan. Apalagi yang khusus untuk motor beban, wah, gila-gilaan. barang apa aja bisa dinaikkan ke motor.
Banyak alasan orang yang 'mengalih fungsikan' motor seperti ini. Tapi ya itu, faktor ekonomi sepertinya yang mengemuka. Sama seperti saya sih :-)
Dengan 1 motor bisa dimuati satu keluarga (2-3 orang) kan bisa ngirit. Tidak perlu anggota keluarga lain tercecer sampe naik angkutan lain. Demikian juga bila bawa barang. Tidak perlu beli mobil yang harganya berpuluh kali lipat harga motor, bila cukup beli motor bisa ngangkut barang juga.
Tapi bagaimana dengan segi keselamatan??
Apakah sebanding nilai ekonomis yang bisa dihemat dengan (maaf) nyawa ???
Solusi bijak, manfaatkan motor semaksimal mungkin tanpa mengurangi sisi safety. Misal berboncengan cukup 2 orang dewasa (biker+boncenger). Atau bila anak masih kecil, bolehlah dibawa...(tapi ini bukan anjuran lho....) kalo space masih muat, dan tidak mengganggu kestabilan pengendalian motor, masih dimaafkan deh..
begitu pula kalo bawa barang. Sebisa mungkin lebar barang tidak melebihi lebar setang, panjang tidak melebihi ujung sepatbor belakang dan tinggi tidak melebihi tinggi biker/pengendara, juga bobot barang tidak berlebihan, saya rasa masih masuk akal kok...
Ada yang mau share..????

Selasa, 30 Maret 2010

Bebek Matik ??



Sedikit penasaran dengan bebek matik atau betik. Kali ini yang dibahas Honda Wave 110i AT. kalo disini, ya Honda Absolute Revo itu, bermesin 110 cc. Ternyata, engine yang dipasang di sasi dan body HAR itu berbeda dengan mesin yang diusung skubek alias skuter bebek.

Ya! Pandangan sedikit bergeser ke engine sebelah kanan. Kalau di motor bebek biasa, tempatnya rumah kopling dan sebagainya. Di betik Wave AT, tempat ini juga memiliki permukaan luar yang sama. Artinya, tertutup.

Ini salah satu yang membedakan engine skubek dengan betik. Sebab jika di skubek, sisi kanan ini terdapat kipas pendingin mesin. Kipas itu berfungsi menangkap dan mengalirkan udara ke bagian blok dan kepala silinder agar dingin tertiup hembusan angin.

Tapi kalau di betik, tidak dilengkapi kipas lagi. Lalu, gimana dengan pendinginannya ya? Apakah maksimal? Sebab kini ruang itu hanya disesaki komponen berupa puli. Ya, drive atau penggerak puli dan driven alias yang digerakkan puli.

Hebatnya, meski tidak memiliki kipas layaknya skubek, betik itu mempunyai suhu relatif stabil. Ya, tidak ada panas berlebih keluar dari engine meski digeber lama.

Mungkin saja karena konstruksi bodi dan sasis berbeda. Iya! Alasan skubek dilengkapi kipas, karena bagian engine itu tertutup cover bodi tengah. Sehingga, engine jadi tidak bertemu langsung dengan terpaan angin dari depan.

Sedang betik tidak! Di betik, bagian kepala silinder dan blok silinder tetap terbuka di bawah underbone. Sehingga, part itu cenderung terkena hembusan angin. Makanya, tidak perlu lagi diberi pendinginan tambahan.

So, untuk betik tinggal memikirkan pendinginan mesin bagian tengah atawa crankcase ya. Dari diagram mesin yang diterima, pendinginan mesin bagian tengah ini hanya melalui sirkulasi udara dari bagian puli.

Tapi, tentunya ada saluran untuk udara masuk dan udara keluar. Melalui slang udara atau inlet of cold air yang diamaternya cukup besar, udara masuk dan diisap juga disalurkan drive puli. Saluran ini, berada tepat di tengah atas crankcase bagian depan. Makanya langsung kelihatan ada 2 slang ukuran cukup besar di atas engine betik ini.

Kemudian, udara itu disalurkan lagi ke bagian driven puli dan dibuang melalui outlet of cold air yang letaknya di belakang saluran udara masuk. Pastinya alur aliran udara itu mengalir ke sisi belakang dong.

Selain pendinginan, mari kita lihat bagian pelumasan. Untuk memasukkan pelumas ke mesin betik Honda ini, tidak seperti di bebek biasa atau manual. Lubang untuk masuknya oli, berada di sisi crankcase kiri. Ya, lubang ini menjadi satu dengan bak magnet.

Gitu juga dengan kick starter alias engkol. Pastinya, juga dari sebelah kiri. Buat yang biasa liat skubek, nah, mirip banget.
Beda kan dengan bebek biasa yang engkol starternya ada di sebelah kanan?? Seperti yang Em-Plus pernah sebutkan, kalau betik ini mengusung rantai sebagai penggerak roda belakang.

Itu bisa terlihat dengan aplikasinya gir depan di crankcase dan juga gir belakang yang pastinya di teromol roda belakang. Begitunya kemudahan penyesuaian kebutuhan gir tinggal lewat kombinasi gir.

Tentunya ini juga yang membedakan betik dengan skubek. Untuk memperingan akselerasi di skubek, musti ubah bobot roller. Sedang di betik, lagi-lagi cukup lewat gir. Iya, jika untuk kebutuhan balap, gir tinggal menyesuaikan seperti seting pacuan bebek.

(sumber:M+)

Rabu, 28 Oktober 2009

Motor kategori ideal biker Indonesia





Kadang, seru juga, baca-baca blog rekan-rekan blogger, terutama yang mengulas R2 (roda dua). Ada beberapa yang sering ayas kunjungi, antara lain ninja250r.wordpress.com, triatmono.wordpress.com, serayamotor.wordpress.com, otomotifnet.com dan beberapa website/blog lainnya.

Akhir-akhir, hampir semuanya mengulas isu munculnya motor-motor baru ATPM di Indonesia. Berdasar gosip (dari mana-mana soanya), dari kubu Yamaha ada sport Byson (FZ-16), new Vixion, sampe Fazer yang katanya mo gantiin Scorpio. Dari Honda, disiapkan Unicorn sebagai pengganti Megapro dan CBR 150 versi rakitan lokal. Kalo ATPM lai sih, kayaknya anteng-anteng aja tuh…

Yang menggelitik, sebenarnya, apa sih yang dimaui konsumen kita???

Dari blog-blog dan web tersebut, ada berbagai komentar tentang hal itu. Sebagian, dengan (maaf) pongah, menuding, kita dibohongi ATPM yang hanya menyajikan motor dengan teknologi yang itu-itu aja, alias jadul… Contoh paling gampang, katanya lho…. Honda Tiger series, mulai dari embahnya, yaitu Honda CG, CB, kemudian GL series, Megapro hingga New Tiger Evolution (apa revolution yach???), basis mesinnya sama aja. Gakda perubaha yang berarti, paling Cuma penyempurnaan dan penambahan kapasitas aja plus…ganti model baju.

Sementara sebagian bil;ang, buat apa teknologi terlalu canggih di Indonesia, malah bikin susah kalo rusak. Wah ???

Kalo menurut saya, pribadi lho, semua ada benernya. ATPM harusnya juga tau keinginan konsumen, jangan hanya kejar untung dengan ‘membodohi’. Sebaliknya, konsumen juga tidak hanya menuntut, tapi juga melek teknologi, jadi kalo rusak gak gaptek, terus menuding ATPM melepas unit cacat produksi.

Kalo di negeri kita sih, okelah, emang contoh gampang, series GL-nya Honda keterlaluan, gak ada kemajuan. Misal ditingkatkan, tapi gak terlalu canggih, ayas rasa masih masuk akal, misal injection, watercooled…asal gak fly by wire aja kayak moge diatas 600 cc seperti Yamaha R6, Honda CBR 600 dan teman-temannya Mo dibuat apa coba, cc mesin besar, canggih, bisa kencang di jalan…??? Mo ngebut kemana sih??? Palingan bisa 80 – 100 km/jam di kota aja dah hebat, bahaya malah, karena jalanan pada macet, plus pada bolong2…. Malu dong sama motor canggih, tapi akhirnya ‘terkapar’ di jalanan????

Belum lagi, kalo mogok di jalan, terus gak bisa ngatasi sendiri, dorong deh…Ih….isin poool ker….

Jadi saya mengundang pendapat rekan-rekan, sebenarnya konsep motor ideal buat kita-kita yang model gimana ya???

Fisik keren, mesin cangih ato apapun….silakan yang urun pendapat….

Rabu, 26 Agustus 2009

YAMAHA FZ 16 ?????


Yamaha jadi ngeluarin motor sport terbaru??? Jadi ngiler neih….
Denger-denger speknya mirip Yamaha FZ 16, yang launching September 2008 lalu di rumahnya Sahrukh Khan alias India. Bodi luar biasa mantap, gagah dengan konsep touring naked bike.. Kalo ngeliat spek FZ 16 disono, dengan ngeliat sekilas aja, nih motor bisa membabat abis saingan di kelas sport 150-160 cc. Apalagi kalo harga disetting dibawah Yamaha Vixion yang berkisar 20 jutaan.
Yang pasti, Honda Megapro dapat saingan head-to-head. Dengan kapasitas mesin berimbang, FZ 16 153 cc, Megapro 156 cc, kayaknya ini jadi pilihan tepat bagi user yang ingin motorsport (baca:motor laki) dengan tampilan bagus, mesin sedang dan harga kompetitif.
Buat konsumen low-end, harga ideal motorsport berkisar 16-20 jutaan.
Jadi pengen tuker nih, Megapro 2007 ayas kalo FZ 16 jadi keluar tahun ini. Asal harga gak lebih 19 juta aja…kalo lebih, ke laut aja deh……
Perbandingan sekilas New Megapro dan Yamaha FZ 16:
New Megapro : Mesin 156 cc, dual shock belakang, bodi standart, spido & takometer analog, pelek CW / Spoke
FZ 16 : Mesin 153 cc, monoshock belakang, bodi berotot-maskulin, spido & takometer digital, pelek CW

Dari sekilas aja dah lumayan jauh kan bedanya??? Kalo range harga New Megapro 19 jt – 20 Jt dapet ‘motor konvensional’, dan harga FZ 16 max 19 jt dapet ‘motor canggih’, why not ayas gak milih FZ 16???
Kalo Vixion, ayas rasa sementara gak masuk dulu. Selain terlalu ‘canggih’ (injeksi), harganya agak diatas keduanya, sepadan dong dengan fitur injeksinya.. Lagian masih agak khawatir nih, kalo injeksi bermasalah di jalan…mosok adapes canggih, keren kok nuntun gara2 injeksi macet????

Mudah-mudahan FZ 16 jadi keluar tahun ini dan bisa kebeli…Amin…..

Senin, 20 April 2009

Tips beli motor bekas

Brother berminat untuk membeli motor bekas?? Usahakan untuk berhati-hati dan perhatikan motor itu sendiri. Karena tidak sedikit pula pembeli yang kecewa karena kesalahan mereka sendiri yang kurang berhati-hati memilih motor bekas tersebut. Langkah yang dapat anda lakukan adalah:

Langkah 1. Cek harga pasaran.
Sebelum anda melakukan pencarian motor bekas yang akan anda beli, sebaiknya lakukan cek harga pasaran terlebih dahulu baik dari koran, majalah atau mungkin bisa juga dari situs namaotomotif.com.

Langkah 2. Cek nomor rangka dan mesin motor.
Periksa nomor rangka dan mesin motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka serta nomor mesin yang tertera pada STNK maupun BPKB.

Langkah 3. Cek kondisi fisik.
Periksa kondisi body, spion, baut, dan lain sebagainya, apakah terlihat banyak goresan, kondisi retak ataupun pecah. Usahakan juga akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts orisinil.

Langkah 4. Cek kondisi oli.
Usahakan buka dan ukur oli yang ada di dalam mesin. Pastikan ukuran Oli tidak berlebihan, karena Oli yg berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yg mungkin berbunyi kasar atau berisik.

Langkah 5. Cek speedometer.
Pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut. Jika diatas 20.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera anda diganti. Tentunya akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Langkah 6. Hidupkan mesin motor.
Coba hidupkan mesin motor tersebut, apakah bisa stationer atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah dapat langsam pada putaran kurang lebih 1500 rpm. Serta pastikan juga bahwa tidak ada bunyi-bunyian yang kasar didalam mesin.

Langkah 7. Cek perpindahan gigi.
Jalankan kendaraan dan perhatikan posisi perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Satu lagi yang perlu diperhatikan juga adalah, jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan. Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.

Langkah 8. Cek rangka atau sasis motor.
Perhatikan kelurusan roda depan dan belakang, dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk pastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros setang atau setir.

Langkah 9. Cek kebocoran.
Usahakan anda dapat mencoba jalankan motor lebih lama, dan setelah motor dijalankan kurang lebih sekitar 500meter. Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Atau adanya air radiator bocor bagi motor yang menggunakan radiator.

Langkah 10. Cek kondisi kelistrikan.
Periksa juga kelistrikan dan lampu-lampu seperti lampu depan, lampu sein, lampu rem belakang, klakson, lampu speedometer, atau elektrik stater motor. Apabila semua berfungsi atau hidup, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki tidak ada permasalahan

Bila minimal 10 poin ini bro terapkan, ayas yakin bro sekalian tidak belimotor dalam karung, maksudnya tertipu. Walau barang bekas, kalau ada yang kondisi bagus, kenapa kita ambil yang jelek kan??? Oyi ???

Minggu, 19 April 2009

Sedikit TIPS kalo DITILANG SILUP (Polisi)

Kadang, di jalan, pas kita apes, ato pas memang salah, entah melanggar rambu lalulintas, gak bawa SIM/STNK, plat nomor bukan asli-nya, ato spion gak lengkap (motor), berurusan deh sama polisi. Mereka dengan sigap dan cepat, biasanya ada 2 jenis.
a. Langsung menwarkan jalan damai (bayar ke petugas, )
b. Langsung mengeluarkan buku tilang, dan secepat kilat menuliskan bukti pelanggaran kita
Kalo ditilang, secepatnya, bro amati, dikasi FORM BIRU ato MERAH. Kalo MERAH, jangan mau. Kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang. Kalo BIRU, kita bisa bayar langsung ke bank, bisa setor ato transfer.
Dan yang penting,jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI….
Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum silup (polisi bhs Malangan)!!!!

Sedikit penjelasan perbedaan SLIP TILANG MERAH dan BIRU :
• Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di pengadilan/kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum pengadilan/kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.
• Slip Biru, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.
Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN/BRI).
Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di Kantor Polisi terdekat dimana kita ditilang.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu!!! Dan dananya RESMI MASUK ke KAS NEGARA.

Trust me guys, I’ve been doing this before.

Kamis, 16 April 2009

Keladi kok jadi kerdil??



Brother, ini keladi saya kok jadi kerdil ya? mulanya agak tinggi, besar, berdaun antara 4-5, dengan batang cuku tinggi. Setelah saya pindah tempat, ke tempat yang panas, kena terik matahari 100%, dengan media tetap campuran media organik, sekam bakar, sekam bakar dan sedikit pakis cacah halus, kok jadi pendek-pendek daun yang tumbuh baru? selain pendek, juga rimbun banget anakannya.
Ini foto perbandingan sesudah dan sebelumnya. Ada yang ngasih tanggapan??

Selasa, 14 April 2009

Gampangnya buat SIM resmi di Malang (3)

Di terik matahari, sekitar jam 11.30an, saya jalan kaki ke lokasi ujian praktek. Lumayan panas juga, meski hanya berjarak sekitar 300 meter dari kantor Satlantas. Sampai sana sudah ada beberapa orang, yang tadi seangkatan dengan saya tes teori, menunggu giliran tes mengemudi. “Alat” prakteknya, untuk SIM C pakai Yamaha Vega, kalo SIM A pakai Toyota Kijang. Pikir saya, wah sama nih sama mobil di rumah. Jadinya agak gampanglah.
Singkat cerita, tiba giliran saya. Tes maju, mundur, parkir, belak-belok kayak slalom tes gitu, sama setengah kopling untuk antisipasi macet di jalan tanjakan.
Akhirnya, lulus juga. Dikasihlah saya selembar kertas lagi, keterangan lulus. Kemudian diminta ke loket 5 (BRI) untuk bayar biaya pengurusan SIM sebesar IDR 75.000. Dengan semangat penuh, meski keringetan dan kepanasan, saya bersama beberapa orang yang lulus tes, balik lagi ke kantor Satlantas untuk bayar biaya administrasi di loket 5.
E-la-dalah, apes tenan. Ternyata sudah TUTUP!!! Jam pelayanan ternyata mulai jam 08.00 – 12.00 WIB, karena diatas jam itu, data setoran sudah harus masuk ke BRI pusat. Akhirnya, dengan agak lemas dan kecewa, sya pun pulang, eh balik kantor ding. Ternyata gak bisa 1 hari jadi ya SIM-nya…..
Hari kedua (7/4/2009), pagi-pagi (lagi) berangkat ke Kepanjen lagi. Nyampe, langsung antri di loket 5, pas baru sekitar 5 orang yang antri bayar administrasi SIM. Beres, bayar IDR 75.000 , dikasih berkas lagi, ke loket 3, antri ngambil nomor foto. Beberapa saat dipanggil, eh sudah dapat nomor antrian foto 47 !!! Gile bener, yang nomor 1-30 itu dateng jam berapa yeee…???? Kembali dengan sabar saya antri, karena yang foto, dipanggil; per sepuluh orang. Baru sekitar jam 10.30 tiba giliran foto. Gak pake senyum, apalagi dandan (…), langsung jepret, lmapu flash nyala. Udah , gitu aja. Terus diminta keluar, nunggu SIM-nya jadi, ntar dipanggil lagi. Pas jam 10.45, dipanggil, udah jadi SIM A baru saya. Wuih…leganya. Akhirnya, jadi juga setelah berjuang selama 2 hari. Ini rekor tersendiri, karena ngurus sendiri, resmi pula.
Tadi, pas antri foto, sempet ngobrol sama cewek, lulusan ITN juga, namanya Yuni. Dia pake jas calo (lho, masih bisa ya ternyata???). Mulai ngurus hari Jum’at, ternyata baru Selasa bareng saya ini fotonya. Emang sih, ga pake tes, tapi mahalnya minta ampun. Hanya untuk SIM C baru, dia kena IDR 225.000. gila, berkali lipat dari tarif resminya kan???
Makanya, saran saya,kalo bisa resmi dan ngurus sendiri, mendingan gak usah ke calo deh…dibohongi tuh….
Sekalian saran juga buat Kapolres Malang dan Kasatlantas, saya acungkan jempol untuk pelayanan SIM-nya. Cepat dan mudah. Tapi tolong dong, anak buahnya lebih ditertibkan lagi. Masak saya lihat dengan mata kepala sendiri, ada oknum petugas yang kerjasama sama calo??? Cewek pula, kayaknya sih PNS Polisi, bukan anggota polisi. Tapi, sekali lagi, kayaknya ada juga anggota yang main sama calo, soalnya sekelebatan, pas saya melirik ke arah lain, ada yang pake seragam dinas , ngobrol sama calo, terus dikasi map isi berkas.
Diatasi ya pak, daripada citra Satlantas Polres Malang yang udah bagus tercoreng oknum yang ‘kurang bagus’ itu.
Sekedar info juga, kebanyakan, beberapa calo pake kaos seragam hitam, ada tulisan HUT Bhayangkara Polres Malang.
Trims, buat Polres Malang….

Senin, 13 April 2009

Gampangnya buat SIM resmi di Malang (2)

Saya nunggu gak begitu lama, tapi terasa lama karena tegang, gimana nih tes apaan aja?? Bareng saya, ada juga beberapa orang, termasuk 1 cewek yang dianter cowoknya, mo ngurus SIM C. Oh, jadinya tes teori bareng ternyata, apapun jenis SIM-nya.
Sekitar jam 10 lebih, nama saya dipanggil untuk tes teori, ya di ruangan itu. Begitu masuk langsing disodori nomor urut tempat duduk. Saya gak tau apa bedanya, tapi kayaknya , posisi duduk kanan (B) untuk pemohon SIM A, terus posisi duduk kiri (A) untuk pemohon SIM C. Ini kayaknya lho…
Duduk di B-nomor 19, di meja ada kotak berisi empat tombol, A, B, C dan reset. Ternyata sudah gak kayak dulu, tes pake kertas. Sekarang , tinggal lihat di layar proyektor, ada soal yang berbeda untuk posisi A dan B. Selanjutnya, tinggal kita pencet tombol saja, sesuai pilihan jawaban kita. Kayak di kuis-kuis televisi itu ya…..
Secelum tes mulai, ada pengarahan dari video di proyektor. Jumlah soal sebnayak 30 soal, dengan waktru 30 menit. Jadi tiap soal dapat jatah waktu 1 menit, dan ditandai dengan angka penghitung mundur. Begitu waktu habis, soal akan berganti secara otomatis. Ada satu lagi, sebelum berganti soal ke nomor berikutnya, akan ada kunci jawaban yang muncul, jadi kita bisa kira-kira berapa jawaban kita yang benar. Kalo gak salah, stndar kelulusan sekitar 85 %, saya gak tau pasti. Itu juga tau dari hasil browsing, soalnya gak tanya ke pak Polisinya.
Jreng….ujian dimulai.
Soal pertama muncul, masih sebatas rambu-rambu lalu lintas. Sekilas mudah ternyata menjebak. Di soal kedua saya sudah salah pencet…makin lama soal makin diacak, ada yang pas mudah, ada juga yang susah banget, karena gak tau jawabannya apaan. Misal aja kecepatan maksimum untuk kendaraan kelas II berbobot 2500 kg di jalan x dengan rambu c itu berapa?? Au ah, karena gak tau, ya dijawab asal. Eh, ternyata salah….. sampai soal terakhir, saya mengitung sendiri, kira-kira banyakan yang bisa ato gak ya?? Ngeliat dari kunci jawaban, lumayan, banyak yang salah..he..he..
Selesai tes, semua diminta keluar dari ruangan. Akan ada pengumuman, siapa yang lulus dan tidak. Yang lulus tes teori, langsung bisa melanjutkan tes praktek. Sedang yang gak lulus, baru bisa mengulang tes teori minggu depan (hua..ha…pusing…) Skitar 10 menit menunggu dengan H2C (harap-harap cemas, akhirnya diumumkan yang lulus. Lho, nama saya hoh gak ada??? Nasib, kayaknya tes teori lagi minggu depan deh….. tapi anehnyam kok nama saya gak disebutin lulus nggaknya?? Padahal, cewewk tadi, meski gak lulus tetep disebut, tapi disebut harus tes ulang tanggal 13 April 2009. dengan gontai si cewek pulang bareng cowoknya, sedang saya duduk bingung, kok nama saya tetep gak ada….
Selang beberapa saat, ada panggilan lewat pengeras suara, saya diminta datang ke ruang tes teori. Ups…ada apa noh?? Dengan berdebar saya turun lagi kebawah, ke ruangan tes. Puji Tuhan, ternyata saya lulus, katanya bapak Pol yang tadi. Ada selembar kertas keterangan kelululusan, dan segera tes praktek berlokasi di garasi bus PO Bagong. Wah senangnya…..ternyat bisa rek, dari 19 peserta tes teori, yang lulus 11 orang aja, termasuk saya. Hebat gak???? Ha..ha..ha.. NARSIS………(ke jilid 3 ya, dah capek nih ngetiknya)….

Gampangnya buat SIM resmi di Malang (1)

Sebenarnya,sudah agak lama saya berniat untuk bikin SIM A, soale baru ada SIM C, trus rencana mo beli mobil he..he..he..
Masak mobil dah ada tapi gak bisa dipake gara-gara gak punya SIM? Padahal sebenarnya sudah lumayan bisa nyetir mobil. Mau keluar ke jalan raya, takut ditilang gara-gara gakda SIM-nya.
Mo buat SIM nembak, karena saya pikir ruwet kalo harus tes, eh ternyata untuk daerah Kabupaten Malang gak bisa. Sampe cari biro jasa segala, gak ada yang bisa untuk SIM Kab Malang. Yah nasib, kayaknya emang harus lewat jalur resmi....

Akhirnya, seminggu yang lalu, 6 & 7 April 2009, saya mengurus segala persyaratan untuk pembuatan SIM A baru.
Berbekal fotokopi KTP dan KK beberapa lembar, bondho nekat dan sedikit sok tahu, berangkat pagi-pagi dari rumah di Singosari ke Polres Malang di Kepanjen. Memang sudah diniati, mo ijin kerja setengah hari, buat ngurus SIM.
Sampe sana sekitar jam 08.00, langsung ke Satlantas, khusus buat pengurusan SIM. Buset, sekarang beda lho, gak ruwet kayak tahun 2006 kemarin, terakhir kesana saat perpanjangan SIM C. Sekarang rapi, loket-loket jelas peruntukannya, dan yang penting ada front office-nya. Saya langsung aja nanya ke Polwan di front office, untuk syarat-sayarat pembuatan SIM A baru. Dengan ramah dijelaskan, kalo persyaratan hanya fotokopi KTP dan KK aja. Mula-mula harus tes kesehatan dulu, katanya.
Sambil bawa fotokopi KTP, saya langsung meluncur ke Poli Kesehatan, di seberang Satlantas. Buset (lagi), antrinya kayak pembagian BLT, banyak banget. Ada yang ngurus perpanjangan, juga buat baru. Setelah dapat formulir, langsung diisi, dilampiri selembar fotokopi KTP, antrilah saya di terik matahari, sekitar 1 jam lebih. Begitu dipanggil, ukur tinggi dan berat badan,langsung dites mata aja, kayak di optik-optik gitu, lihat huruf-huruf. Singkat cerita lulus deh...
Dapat surat keterangan sehat, balik lagi ke front office, saya dikasih formulir permohonan SIM Baru. Harus diisi lengkap dan dilampiri fotokopi KTP 3 lembar dan KK 1 lembar. Ngisi juga mudah kok, ada panduan yang ditempel di meja-meja..
Setelah diisi lengkap, balik nanya lagi (3x) ke mbak Polwan, trus kemana lagi mbak???
Sambil senyum manis, beliau ngecek formulir dan kelengkapan dalam map (biru/hijau, beli sendiri ke warung dekat kantor Satlantas, 1500 perak). Oh, sekarang langsung bapak bawa aja ke ruang tes teori, di lantai bawah.
Deg--degg...deg.. ini mulai ruwet kayaknya...
Sambil bilang makasih, saya bawa map ke lantai bawah, tempat tes teori. Langsung saya masuk, wuzzz..., ruangannya bersih, tertutup rapat dan yang penting full AC bok!!! Saya ke bapak Pol yang ada di meja pendaftaran. Begitu diterima, beliaunya ramah bilang, Pak ditunggu lagi di atas ya, nanti kalo mau tes akan dipanggil kesini...
eng--ing--eng, tes dimulai (ke jilid 2)......

Senin, 02 Maret 2009

JUAL TEH DAN MADU ASLI WONOSARI

Upss,saya juga nitip jualan hasil alam lho..
Saya menyediakan berbagai macam olahan teh dari PT Perkebunan Wonosari-Lawang-Malang.
Ada teh celup, teh tubruk dengan varian teh hitam dan teh hijau.
Untuk aroma,ada aroma vanili,melati dan teh asli.
Informasi harga dan foto-foto produk menyusul yah...
Trims...
Eitt,kalo ada yang berminat bisa menghubung : Andy di 08125297751 ato (0341) 450844

Minggu, 23 November 2008

keladi yang mutasi (lagi)



Ada lagi nih, yang berubah warna sama motif daunnya.

keladi yang mutasi, jadi beda kan..



Ini foto-foto keladi yang mutasi.
Jadi beda sih,tapi kalo bagus ya gak papa.
Padahal media juga (kayaknya) masih tetep sama, tempatnya yang agak saya teduhkan. Perkiraan saya, bila masih umbi mau tumbuh kan, gak kuat kena panas. Jadi saya cari tempat yang agak ternaungi. Mungkin, komen bung Hank betul, lokasi yang berbeda sebab tumbuhnya tunas dengan daun yang beda. Padahal gak ketuker lho, umbinya....

Kamis, 20 November 2008

Update firmware Nokia N73

Upgrade dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ponsel. Meski sama merek dan tipe ponsel, namun jika beda firmware tentu kemampuan ponsel tidaklah sama. Ponsel dengan firmware paling baru kinerjanya akan lebih baik. Jika anda menemukan ponsel sering hang, akses dirasa melambat, application error dan lain sebagainya, segeralah mengupgrade ponsel anda jika firmware terbarunya sudah tersedia. Upgrade pada tipe tertentu juga dimungkinkan penambahan beberapa fitur.
Bagi pengguna yang ingin mengupgrade ponselnya silahkan mengunjungi situs vendor ponsel tersebut. Mengingat upgrade kini tidak melulu harus dilakukan oleh service center resmi. Asal tetap terhubung jaringan internet, anda pun bisa melakukannya sendiri.
Nokia
Untuk ponsel-ponsel Nokia, layanan upgrade terdiri dari dua versi:
Pertama, upgrade langsung di ponsel (Over the air), layanan ini membutuhkan jaringan GPRS atau Wifi.
Kedua adalah layanan upgrade via PC, yaitu dengan mendownload software updaternya dan proses upgrade berlangsung saat software dijalankan. Proses upgrade ini hanya bisa dilakukan secara online.
Upgrade Over the air
Perhatikan sebelum memulai langkah upgrade
• Pastikan baterai dalam keadaan penuh
• Pulsa harus mencukupi
• Upgrade akan menghapus seluruh data ponsel. Jadi, back up dulu data-data ponsel anda
Langkah-langkahnya
1. Jika firmware terbarunya tersedia, ponsel otomatis akan mendownload installernya.
2. Setelah berhasil mendownload sebuah kotak akan muncul. Instal firmware tersebut dengan menekan More > Install. Proses ini akan memakan waktu sekitar 5 hingga 15 menit.
3. Saat proses berlangsung ponsel akan mati dan restart dengan firmware terbaru.
4. Selanjutnya akan muncul konfirmasi bahwa proses upgrade telah selesai.
Namun jika anda ingin melakukan upgrade di lain waktu anda bisa menyimpan installernya sementara di memori ponsel.
Upgrade via PC
PC dengan persyaratan minimal sebagai berikut
• Bersistem operasi Windows 2000 (SP4 atau yang lebih baru) atau Windows XP (SP1 atau SP2) atau Windows Vista
• RAM 512 MB
• Prosesor Intel® Pentium® 4, 1.0 GHz atau yang lebih tinggi
• Koneksi Internet
• Port USB
• Kabel data USB untuk ponsel yang kompatibel
Upgrade akan menghapus seluruh data ponsel. Jadi, back up dulu data-data ponsel anda sebelum memulai langkah upgrade.
Langkah-langkahnya
1. Download Nokia Software Updater di www.nokia.co.id
2. Pilih tipe ponsel yang hendak diupgrade, jika anda tidak menemukan tipe ponsel anda berarti ponsel belum bisa untuk diupgrade.
3. Download software updater dari Nokia (Nokia Software Updater/NSU). File-nya berukuran sekitar 22 Mb
4. Setelah berhasil mendownload, instal kemudian jalankan software di PC.
5. Sekarang koneksikan ponsel dengan PC menggunakan kabel data. Jangan lupa hubungkan ponsel dengan charger untuk menghindari ponsel kehabisan baterai saat proses upgrade berjalan.
6. Tekan tombol ‘Start’.
7. Pilih profile ‘General’ lalu tekan tombol ‘Next’.
8. Nokia Software Updater akan mengidentifikasi ponsel dan mencari updater terbaru yang tersedia.
9. Jika firmware ponsel anda merupakan yang terbaru maka proses upgrade tidak akan berjalan.
10. Sebaliknya, jika firmware terbarunya tersedia maka Nokia Software Updater akan memulai proses upgrade.
11. Tunggu hingga muncul konfirmasi bahwa proses upgrade telah selesai.

Gampang kan???
Udah saya coba lho di N73 saya, sekarang jadi lebih cepet, gak error, bahkan ada aplikasi tambahan.
Sekedar informasi, saat ini sudah tersedia firmware terbaru untuk Nokia N73, kode produk 0529820
Versi: 4.0839.42.0.1 2008
Monggo dicoba...

Rabu, 12 November 2008

Sehabis dorman, keladi kok mutasi ???

Ini pengalaman saya, menghadapi keladi dorman.
Karena masih belajar, akhirnya beberapa tanaman keladi saya layu, dan mengering. Semula saya biarkan saja, karena putus asa, malah saya pikir sudah mati.
Iseng-iseng,saya bongkar pot beserta medianya, karena mau saya pakai untuk tanaman lain. Waktu dibongkar, eh.. ternyata umbinya masih ada dan tidak busuk atau kering.
lalu, umbi keladi itu saya cuci bersih, dan dijemur beberapa saat.
setelah itu, saya coba tanam di media humus, tapi tidak terlalu dalam ditanamnya, agak di permukaan, kemudian ditutupi sedikit media.
Hal ini saya lakukan pada sekitar 5 tanaman keladi yang ternyata dorman tadi.

Ternyata, lama juga ya tumbuhnya, sampai-sampai males ngerawat. Paling-paling ya cuma disiram, ditaruh di tempat yang teduh.
Selang hampir 4 bulan, eh..muncul tunas dari umbi keladi. Saya biarkan saja, sampai semuanya bertunas. Ternyata, dari tunas hingga keluar daun, lama juga, hampir 1 bulan.

Begitu daun terbuka sempurna, lha kok nggak sama ya jenisnya dengan keladi asalnya.
Masih saya simpan beberapa foto sebelum dan sesudah dorman. Ada yang aslinya motif dasar hijau, tulang merah tanpa bintik-bintik, yang tumbuh justru dasar putih, tulang merah, ada bintik-bintik pink.

Aneh ya....
Mungkin ada rekan yang bisa ngasih informasi??
Memang sih, nggak smeua ber-mutasi. Dari 5 yang dorman, 3 bermutasi, yang 2 normal, warna sesuai asli-nya sebelum dorman.

Monggo kalau ada yang ngasih pendapat.....

Minggu, 09 November 2008

Keladi (lagi) yang sudah tahu namanya




Ini beberapa koleksi keladi saya yang saya tahu namanya.

Lumpur Lapindo, bikin sengsara banyak orang





















Luapan lumpur di sumur pengeboran PT Lapindo Brantas, yang diduga karena tetap dipaksakannya pengeboran, akhirnya benar-benar terjadi.






Dari yang semula hanya menggenangi sekitar sumur, akhirnya meluap, bagai banjir bandang.






Luar biasa, beberapa desa, dalam waktu tidak terlalu lama, sudah tenggelam lumpur.






Alam menunjukkan murkanya, karena ia semena-mena, tanpa perhitungan, dirusak, dibor dan sebagainya. Hingga sekarang-pun, berbagai metode untuk mengentikan luapan lumpur tidak membuahkan hasil.






Akhirnya, sampai kapankah terus terjadi?